Pages

Labels

Kamis, 13 Juni 2013

Kejar Apple di Jepang, Samsung Malah Digusur HTC

http://images.detik.com/content/2013/06/14/317/htcjepang.jpg
Samsung memang memiliki porsi terbesar penjualan ponsel di tingkat global, namun hal tersebut justru tak berlaku di Jepang. Di Negeri Sakura tersebut, Samsung dipaksa bertekuk lutut di hadapan HTC.

HTC sukses selangkah di depan jika melihat prestasi triwulan pertama tahun ini. Berdasarkan laporan yang dirilis IDC, HTC berhasil unggul tipis dan memaksa Samsung bertekuk lutut setelah keduanya bersaing cukup ketat.

Ironisnya, kedua produsen smartphone tersebut hanya memperebutkan posisi 5 penjualan ponsel di Jepang. Posisi tertinggi dikuasai Apple dengan porsi tertinggi sebesar 39,6%, diikuti oleh Sharp pada posisi kedua dengan 14,6 %. Posisi ketiga ditempati Sony dengan 13,3%, sedangkan posisi keempat diisi oleh Fujitsu dengan raihan 8,3%.

Setelah mengalahkan Samsung, HTC berhak menempati posisi kelima dengan porsi penjualan di Jepang sebanyak 6,6%, dikuntit Samsung pada posisi keenam dengan 5,8%.

Adapun produk smartphone HTC yang paling diminati di Jepang adalah HTC J Butterfly yang merupakan HTC Butterfly versi Jepang yang memang disiapkan khusus oleh HTC bagi pasar Jepang.

Samsung Galaxy S5 akan Berbalut Aluminium

http://images.detik.com/content/2013/06/14/317/samsunggalaxy460.jpg
Bahan plastik yang membalut bodi smartphone Samsung akhir-akhir ini menjadi sorotan. Pasalnya, para kompetitornya sudah lebih dulu menggunakan bahan aluminium pada handset jagoan mereka.

Melihat tekanan yang dihadapi Samsung ini, sejumlah analis memperkirakan generasi terbaru seri Galaxy S, yakni Galaxy S5, diperkirakan akan merombak total desain. Perubahan total juga akan terlihat dari bahan aluminium yang digunakan untuk casing-nya.

Seri Galaxy menunjukkan performa penjualan yang membanggakan Samsung. Jagoan terbarunya, Galaxy S4, menjadi smartphone Android dengan penjualan tercepat sepanjang sejarah Samsung.

Tentunya, Samsung ingin menjaga momentum ini. Salah satunya, dengan mengganti material dari plastik ke bahan aluminium. Ini akan menjadi perubahan besar pada gadget Samsung.

Seperti diketahui, bahan plastik di gadget Samsung juga kerap dijadikan senjata olok-olok para pesaing Samsung, salah satunya HTC. Menurut vendor asal Taiwan ini, dibandingkan dengan jagoan terbarunya, HTC One, Galaxy S4 kalah elegan.

"Inikah yang disebut 'the next big thing'? Seharusnya bukan plastik. Dengan lagi-lagi menggunakan material plastik dan fitur layar lebih besar, Galaxy terbaru Samsung tidak ada apa-apanya jika dibandingkan HTC One yang unibody berbahan aluminium. Itu sama saja dengan sebelumnya," sindir Benjamin Ho, Chief Marketing Officer HTC kala itu.

Pihak Samsung pun membalas ledekan tersebut dengan menyatakan bahwa pemakaian bahan plastik bukan tanpa alasan. Beberapa kelebihan ditawarkannya dibandingkan jenis material yang lain. Bahan plastik disebut Samsungmembuat gadget lebih ringan, memungkinkan baterainya mudah dibuka dan memenuhi keinginan konsumen.

Beli Screen Protector Garansi Seumur Hidup

http://images.detik.com/content/2013/06/13/317/screenprotector260.jpeg
Biasanya, bila pengguna ponsel membeli screen protector jarang ada yang menawarkan garansi. Tapi lain halnya dengan layar proteksi dari Mask Premium. Garansi yang ditawarkan tak main-main, seumur hidup.

Menurut salah satu penjaga booth yang ditemui di pameran Indonesia Celluler Show (ICS) 2013, screen protector miliknya mampu tahan gores bahkan dari benda tajam apapun. Bahkan dia menjamin sekali tergores saja maka pihaknya akan mengganti dengan yang baru.

"Asal kartu garansinya tidak hilang, kita ganti. Bahkan pegawai kita akan yang nyamperin si konsumen. Baik itu di kantor atau di rumah. Tapi kita batasi memang dua kali pergantian saja," katanya.

Uniknya, screen protector ini dapat digunakan berkali-kali, tanpa harus takut tidak bisa menempel kembali. Dia juga mengklaim, ketika ditempel kembali tidak ada gelembung udara yang biasanya muncul.

"Karena bagian tempelannya kita menggunakan bahan silikon, sedangkan yang lain itu lem. Sehingga sekali dipakai tidak bisa digunakan kembali," katanya.

Kendati produk ini memiliki garansi seumur hidup. Nyatanya, screen protector Mask Premium ini dijual dengan harga cukup rasional.

Untuk layar dibawah 3,5 inch dijual dengan banderol Rp 60 ribu. Sedangkan, 4 sampai 5 inch dijual dengan harga Rp 100 ribu.

Hiii... 'Kuntilanak' Gentayangan di Pameran Komputer

http://images.detik.com/content/2013/06/13/317/kunti460.jpeg
Pengunjung Festival Komputer Indonesia (FKI) 2013 yang sedang melihat-lihat booth tiba-tiba saja dikejutkan dengan sesosok kuntilanak. Seketika para pengunjung pun ada yang berlarian. Hiii...

Ya, sesosok berpakaian ala kuntilanak tersebut gentayangan di arena FKI, Jakarta Convention Center. Mukanya datar tanpa ekspresi plus dandanan seram lengkap dengan codet di muka.

Usut punya usut ternyata kuntilanak KW tersebut adalah bagian dari kampanye milik Microsoft. Loh, apa hubungannya ya?

"Iya, Microsoft sedang mengkampanyekan agar pengguna tidak menggunakan bajakan. Karena bajakan itu akan mengganggu dan menghantui pengguna PC," kata penjaga boothnya.

Agar menarik pengunjung, Microsoft Indonesia mengadakan lomba unik kepada pengunjung yang sedang berada di FKI.

Caranya adalah pengunjuh berfoto dengan sosok 'kuntilanak' tersebut lalu diupload ke Twitter dan dimention ke Microsoft Indonesia.

"Hadiahnya adalah satu unit Nokia Lumia dan Microsoft Office 2013," tandas penjaga booth tersebut.

Robot ala Wall-E Gantikan SPG Sebar Brosur

http://images.detik.com/content/2013/06/13/317/robotisat460.jpeg
Ada yang unik dilakukan oleh Indosat agar booth-nya menarik pengunjung Indonesia Celluler Show (ICS) 2013. Mereka memanfaatkan robot untuk membagikan brosur.

Robot seperti di film animasi Wall-E ini membagikan brosur kepada pengunjung yang kebetulan lewat di depan booth Indosat. Dan ternyata, robot ini juga mempunyai nama loh.

"Namanya Tetrix Mikrobot. Akan hadir selama pameran ini saja," kata Monika, penjaga booth Indosat.

Sejatinya Tetrix dapat berjalan sendiri sesuai dengan sensor yang disematkan di badan robot ini. Namun, kata Monika, karena ini event ramai maka robot tersebut dikontrol dari jarak jauh menggunakan remote.

Walaupun dipakai untuk mempromosikan Indosat tapi ternyata robot ini dijual untuk umum. Berapa harga yang ditawarkan?

"Kita jual dengan harga Rp 9 juta satu paket. Tapi kita jual biar bisa dipasang," tandasnya.

Mito Mulai Tinggalkan Ponsel Single Core

http://images.detik.com/content/2013/06/13/317/mito4.jpg
Produsen ponsel lokal, Mito, mengaku akan segera meninggalkan ponsel pintar single core. Ke depannya ponsel jenis itu tidak lagi diproduksi.

Ya, dengan seiring kebutuhan pengguna smartphone yang semakin beragam, maka spesifikasi ponsel yang semakin pintar pun mutlak dibutuhkan. Termasuk chip yang menjadi otak ponsel tersebut.

Menurut Hanse Lie, Direktur Mito Mobile, masyarakat Indonesia kini sudah mulai meningalkan ponsel berbasis single core. Itulah yang melandasi Mito untuk mulai fokus ke ponsel dengan prosesor ganda.

"Sekarang ini masih ada beberapa model single core, tapi mulai bulan depan mungkin sudah tidak ada lagi," kata Hansen di sela-sela acara ICS di JCC.

Menegaskan niat untuk mulai meninggalkan ponsel single core, di tempat yang sama Mito meluncurkan A355. Smartphone Android 5,3 inch dengan prosesor 4 inti.

Dan bukan cuma mengandalkan prosesor 4 inti dari Qualcomm, produk ini juga diperkuat kamera 8 MP dan dijual dengan harga yang cukup terjangkau, yakni Rp 2 juta.

"Selama ini orang enggan membeli ponsel quadcore karena harganya yang mahal, sekarang dengan adanya A355 ini saya yakin orang akan mulai beralih ke ponsel quadcore," tambah Hansen.

Untuk spesifikasi Mito A355 memang terlihat cukup menjanjikan, ditambah sistem operasi Android Jelly Bean yang cukup memikat. Ditambah dengan harga yang cukup kompetitif maka Mito yakin ponsel ini bakal cukup laris di pasaran.

Berikut spesifikasi Mito A355:



  • Dual GSM On
  • OS Android 4.1 Jelly Bean
  • Touchscreen 5.3 FWVGA with capacitive
  • GSM 900/1800Mhz/WCDMA 900/2100Mhz
  • CPU: 1.2 GHz Quad Core Qualcomm Snapdragon
  • FM Radio, MP3, MP4
  • GSM/GPRS/EDGE/3G/WIFI
  • Bluetooth
  • Dual Camera(depan 1.3MP + belakang 8.0 MP Auto focus+flash light)Fitur Google Play, Gmail, Google Maps, Facebook, Twitter, YouTube, Yahoo Messenger, Navigation, Places, Email, dan lainnya.

Meski Murah, HTC One Mini Tetap Berbalut Metal

http://images.detik.com/content/2013/06/13/317/htcmini4.jpg
HTC One versi mungil akhirnya menampakan diri. Dari gambar tersebut bisa terlihat, meski dibanderol lebih murah dari sang 'kakak' tapi ponsel ini tetap dibuat dengan bahan dasar yang ciamik.

Desain HTC One mini cukup mungil jika dibandingkan HTC One versi originalnya. Menurut bocoran yang beredar, ponsel tersebut memiliki bentang layar 4,3 inch dengan resolusi 1280x720 pixel. Lebih kecil dari HTC One.

Untuk dapur pacu HTC One Mini diperkuat prosesor dual core 1,4 GHz dengan memori RAM sebesar 1 GB. Namun dari sisi kamera produk ini akan tetap mempertahankan teknlogi ultrapixel besutan HTC.

Namun yang cukup menarik adalah, meski akan dipasarkan lebih murah dari HTC One namun produk ini juga memiliki desain yang sama baik. Keduanya dibuat dari bahan metal yang sama, sehingga citarasa keduanya pun dipercaya tak jauh berbeda.

HTC One Mini diprediksi akan mulai dipasarkan pada kuartal III 2013 dan banderol harga di kisaran Rp 4 jutaan. Produk ini akan diluncurkan dengan Android Jelly Bean 4.2.2 di dalamnya.